Subscribe:

Pages

Rabu, 31 Juli 2013

Kucing Anggora

Kucing Anggora
Kucing Anggora (Angora / Angola), salah satu kucing ras tertua yang berasal dari Angora (sejak 1930 disebut Ankara), Turki. Kucing ini terlihat mirip dengan kucing Persia. Namun jika anda lihat lebih detail, anda akan mengetahui jika bentuk hidung kucing anggora terlihat berbeda. Jika kucing Persia memiliki hidung pesek dan terlihat lucu, kucing anggora memiliki hidung yang sedikit lebih mancung dan terlihat elegan.
Kucing Anggora yang saat ini kita kenal disebut juga Turkish Angora atau Kucing Kedisi Ankara. Sebenarnya kucing Turkish Angora yang asli hanyalah memiliki warna bulu putih dengan mata biru atau kuning. Namun saat ini terdapat berbagai variasi warna seperti putih, hitam, cokelat, blangtelon (tiga warna), kucing, dan lain sebagainya.
Layaknya kucing Persia, kucing Angora juga merupakan salah satu jenis kucing yang paling terkenal di dunia. Mereka dikenal cerdas dan penuh rasa ingin tahu. Sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan dan pemilik baru. Kucing ini tidak agresif dan senang bermain-main. Seperti kebanyakan kucing, mereka akan senang mengejar sesuatu. Jenis kucing Anggora juga dikenal lebih suka berada di dalam ruangan daripada di luar ruangan.
Kucing ini memiliki penampilan yang terlihat anggun dan elegan dengan ukuran tubuhnya yang relatif cukup besar, panjang, ramping dengan kaki dan ekor yang panjang. Ekor kucing ini berbulu lebat dan mengembang seperti ekor rubah. Hidungnya mancung dengan bentuk kepala yang menyerupai segitiga, telinga yang lancip dan lebar, serta mata lebar yang menyerupai almond.
Pada tahun 1954 untuk pertama kalinya kucing Angora dijual ke Amerika Serikat. Pada tahun 1968 seekor kucing Anggora berbulu putih untuk pertama kalinya diakui oleh CFA (Cat fanciers Association). Sejak 1970 diselenggarakanlah sebuah kompetisi tahunan kucing Angora. Dan untuk pertama kalinya juga pada tahun 1976 kucing Angora mendapatkan CFA grand champion.

Kucing Exotic atau Exotic Shorthair

Gambar Kucing Exotic
Kucing Exotic atau Exotic Shorthair merupakan versi bulu pendek dari kucing Persia. Oleh karena itu hampir semua karakter yang ada pada kucing Persia ditemukan juga pada kucing Exotic seperti temperamennya, bahkan juga termasuk beberapa jenis gangguan kesehatannya.
Kucing yang paling populer nomer dua di Indonesia ini merupakan hasil kawin silang antara kucing Persia dengan kucing American Shorthair yang mulai dilakukan sejak tahun 1950-an. Namun kucing ini baru terdaftar di CFA pada tahun 1966 dengan nama "Exotic Shorthair". Sedangkan FIFe baru mengakuinya pada tahun 1986.
Selama proses pembiakannya, kucing Exotic juga sempat disilangkan dengan beberapa jenis kucing lainnya seperti kucing Burmese dan kucing Russian Blue. Namun sejak tahun 1987, kucing ini hanya boleh disilangkan lagi dengan kucing Persia.
Karena seringnya disilangkan dengan kucing Persia, maka 1 dari 4 anakan kucing Exotic yang lahir kemungkinan akan berbulu panjang. Namun ironisnya, kucing Exotic yang berbulu panjang tersebut tidak diakui sebagai kucing persia oleh CFA. Organisasi lainnya malah mengakuinya sebagai ras tersendiri yaitu "Exotic Longhaird". Hanya TICA saja yang mengakui kucing Exotic berbulu panjang sebagai ras Persia.
Temperamen kucing Exotic antara lain tenang dan kalem. Kucing ini dapat bersahabat dengan kucing peliharaan lain dan juga anjing yang satu rumah. Kucing ini juga dikenal paling setia dibandingkan dengan jenis kucing ras lainnya. Kucing Exotic juga mewarisi darah American Shorthair sebagai seekor pemburu tikus yang cukup handal. Dan meskipun kucing ini menuruni banyak karakteristik kucing persia, tetapi pada kenyataannya kucing Exotic lebih lincah daripada kucing Persia.
Perawatan kucing Exotic cenderung jauh lebih mudah dibandingkan dengan kucing Persia. Kucing Exotic cukup lihai dalam membersihkan bulunya sendiri. Meskipun demikian, anda masih perlu menyisirnya setiap minggunya untuk membantu melepaskan bulu-bulu yang rontok.
Kucing Exotic juga mengidap masalah air mata seperti kucing Persia. So, anda perlu sering mengelap mukanya dengan air basah agar kotoran dari mata tidak mengeras dan menutupi lubang hidungnya. Selain agar tetap terlihat cantik tentunya. Kucing Exotic juga rentan terkena gangguan ginjal.

Kucing persia

Kucing Persia (Persian Longhair)
Kucing Persia (Persian Longhair) merupakan salah satu ras kucing tertua yang berasal dari Persia (sekarang Iran), dari catatan sejarah tertulis kucing ini ditemukan sekitar tahun 1600 SM. Selain menjadi salah satu yang tertua, kucing Persia juga merupakan salah satu kucing paling terkenal di dunia. Hal ini terbukti dari banyak orang yang ketika diminta untuk menyebutkan jenis kucing, kebanyakan dari mereka akan hampir selalu menyebutkan kucing Persia.
Kucing Persia dikenal sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan baru dan sangat ramah dengan manusia. Kucing ini dikenal dekat dengan anak-anak serta sangat manja. Kucing Persia juga dikenal tenang, tidak berisik, dan lebih suka berada di dalam rumah. Selain itu, Kucing Persia juga termasuk hewan yang dapat dengan mudah bergaul dengan kucing serta hewan lain di rumah. Sebagian besar pemilik kucing Persia merasa sangat senang dan beruntung telah memeliharanya.
Namun perlu anda ingat, bagaimanapun caranya usahakan agar kucing Persia anda jangan sampai memakan kecoa. Karena kucing persia bisa mati karena makan kecoa.
Di Australia ada beberapa breeder yang memberikan nama khusus untuk kucing Persia yang memiliki bulu berwarna mink-pointed, mereka disebut kucing Iranese, tapi nama ras ini bukan nama resmi dan belum terdaftar. Kucing Persia juga sempat disilangkan dengan beberapa kucing ras lain. Hasilnya, anda bisa membacanya di daftar ras hasil persilangan kucing Persia dengan kucing ras lain.
Kucing Persia merupakan kucing yang sangat cantik dan lucu. Kucing ini memiliki ukuran tubuh yang cukup besar dan kepala yang terlihat bundar, serta hidung pesek dan lebar. Rahangnya kuat dan besar sehingga membuatnya tampak tembem dan menggemaskan. Kucing Persia memiliki bentuk daun telinga yang membulat dengan bagian pangkal yang lebar, posisinya tidak terlalu tinggi dan bersandar ke depan. Mata bulat dan terbuka lebar dan terlihat sangat serasi dengan warna bulunya.
Kucing ini merupakan ras kucing berbulu panjang. Bulunya tumbuh lebat di seluruh tubuhnya, mulai dari bagian kepala, badan, kaki hingga ekor. Lebatnya bulu Persia menurut saya menjadi hal yang paling menarik dari kucing ini. Dia akan terlihat seperti boneka yang dapat bergerak dengan bokong yang menggeol lucu saat berjalan.

Senin, 29 Juli 2013

cerita

Rasululloh ShallAllohu ‘alaihi wa Sallam telah melihat wanita yang mengikat kucing ini berada di Neraka manakala beliau melihat Surga dan Neraka pada shalat gerhana. Dalam Shahih Bukhari dari Asma binti Abu Bakar bahwa Rasululloh ShallAllohu ‘alaihi wa Sallam bersabda, yang artinya: “Lalu Neraka mendekat kepadaku sehingga aku berkata, ‘Ya Rabbi, aku bersama mereka?’ Aku melihat seorang wanita. Aku menyangka wanita itu diserang oleh seekor kucing. Aku bertanya, ‘Bagaimana ceritanya?’ Mereka berkata, ‘Dia menahannya sampai mati kelaparan. Dia tidak memberinya makan dan tidak pula membiarkannya mencari makan.” Nafi’ berkata, “Menurutku dia berkata, ‘Mencari makan dari serangga bumi.”

Muslim meriwayatkan dari Jabir hadits Rasululloh ShallAllohu ‘alaihi wa Sallam yang melihat seorang wanita yang mengikat kucing berada di Neraka. Di dalamnya terdapat keterangan bahwa wanita itu berasal dari Bani Israil. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa wanita itu berasal dari Himyar.

TAKHRIJ HADITS

 Hadits tentang kucing dalam Shahih Bukhari dalam Kitab Bad’il Khalqi, bab”Jika lalat jatuh ke dalam bejana salah seorang dari kalian” (VI/356), no. 3318. Dan dalam Kitab Ahaditsil Anbiya’, no. 3482. Dan dalam Kitabul Musaqah, bab keutamaan memberi minum, 5/41, no. 2365.

Hadits ini diriwayatkan oleh Muslim dalam Shahih-nya dari Abu Hurairah dan Abdullah bin Umar dalam Kitabus Salam, bab ”Diharamkannya membunuh kucing” (4/1760, no. 2242-2243).

Hadits tentang Rasululloh ShallAllohu ‘alaihi wa Sallam melihat seorang wanita yang mengikat kucing diriwayatkan oleh Bukhari dalam Shahih-nya dalam Kitabul Adzan dan Asma’ binti Abu Bakar (2/231, no. 745) dan Kitabul Musaqah Abdullah, keutamaan memberi minum air (5/41) no. 2364.

Adapun riwayat Muslim tentang Rasululloh ShallAllohu ‘alaihi wa Sallam melihat wanita yang menyiksa kucing terdapat dalam Kitabul Kusuf, bab apa yang diperlihatkan kepada Rasululloh dalam shalat Kusuf, 2/622, no. 904.