Subscribe:

Pages

Rabu, 31 Juli 2013

Kucing Russian Blue


gambar Kucing Russian Blue
Kucing Russian Blue merupakan jenis kucing berbulu pendek dengan mantel berwarna biru-abu-abu. Terkadang kucing ini juga disebut dengan nama "Archangel Blues". Kucing ini merupakan jenis kucing yang terbentuk secara alami yang kuat dugaan berasal dari kota Arkhangelsk, Russia.
Kucing Russian Blue merupakan jenis kucing yang cerdas, penuh rasa ingin tahu, tetapi tetap tenang. Mereka dikenal senang bermain lempar tangkap (fetch) dan juga sensitif terhadap emosi manusia. Mereka senang dan menikmati ketika bermain dengan berbagai macam mainan yang pemiliknya berikan atau yang menurut mereka adalah sebuah mainan. Mereka juga cenderung memiliki ikatan yang kuat, dan setia kepada pemiliknya.
Kucing Russian Blue juga dikenal dapat hidup berdampingan dengan jenis binatang lain yang tinggal satu rumah. Mereka juga dapat dipercaya untuk dekat dan bermain dengan anak-anak. Kucing ras ini juga dikenal tidak berisik, dan hanya sesekali saja terdengar mengeong. Bulunya yang pendek membuatnya menjadi kucing yang cukup bersih.
Temperamen kucing Russian Blue cenderung pemalu jika berada di sekitar orang yang manurutnya asing. Kecuali jika mereka dibesarkan di rumah yang banyak tamu berdatangan silih berganti. Yang unik adalah, kucing ras ini juga senang bermain dengan kucing lain serta binatang-binatang lain termasuk anjing.
Jenis kucing ras ini memiliki harapan hidup sekitar 10-15 tahun jika mendapatkan perawatan yang baik. Kucing ini juga cenderung berbadan sehat dengan sedikit mengalami masalah kesehatan. Mereka tidak memiliki masalah berkaitan dengan genetik serta mereka cenderung tahan terhadap penyakit.
Berat badan kucing Russian Blue sekitar 3,5 hingga 7 kg ketika sudah tumbuh dewasa. Biasanya, ukuran tubuh kucing jantan lebih besar jika dibandingkan dengan ukuran tubuh kucing betina. Masa kehamilan kucing Russian Blue sekitar 65 hari.
Untuk masalah alergi kucing, konon kucing ini termasuk jenis kucing yang sangat sedikit menghasilkan alergen. Sehingga orang yang memiliki gejala alergi kucing dalam tingkat ringan hingga sedang masih dapat memelihara kucing ini. Dimungkinkan karena struktur bulunya yang lebat membuat alergen terperangkap dan terjaga di balik bulu mereka.
Beberapa orang percaya jika kucing ini dibawa oleh para pelaut pada tahun 1860-an dari Archangel Isle ke Inggris dan Eropa Utara . Kucing Russian Blue pertama kali terlihat di luar Rusia yaitu di Inggris, tepatnya di Crystal Palace pada tahun 1875. Namun saat itu kucing ini dikenalkan dengan nama "Archangel Cat".
Kucing ras ini dikembangbiakkan paling banyak di Russia dan Skandinavia hingga setelah Perang Dunia II. Pada saat itu karena jumlah Russian Blue terbilang sangat sedikit. Kucing tersebut kemudian juga disilangkan dengan kucing Siam.
Meskipun kucing ini sudah berada di Amerika sebelum Perang Dunia II, kucing Russian Blue yang berada di Amerika saat ini bukanlah kucing Russian Blue generasi pertama yang asli. Hal ini disebabkan karena breeder di Amerika sudah menyilangkan Russian Blue Skandinavia dan English Russian Blue untuk menghasilkan kucing Russian Blue yang dikenal saat ini di Amerika Serikat.
Kucing ini memang identik dengan warna biru-abu-abu dominan, tetapi pada tahun 1970-an seorang breeder Australi yang bernama Mavis Jones berhasil membiakkan Russian Blue berwarna putih yang kemudian dikenal sebagai Russian White. Kucing ini merupakan hasil dari menyilangkan kucing domestik dengan kucing Russian Blue. Russian White dan Russian Black kemudian diakui oleh organisasi kucing di Australia sebagai ras "Kucing Rusia". Meskipun demikian, CFA tetap tidak mengakui keberadaan variasi lain dari kucing Russian Blue.

Kucing Munchkin


foto Kucing Munchkin
Kucing Munchkin merupakan jenis kucing berkaki sangat pendek yang mulai dikembangbiakkan sekitar tahun 1980-an di Amerika Serikat. Meski tergolong ras baru, tetapi bentuk kaki pendek kucing Munchkin konon terbentuk karena mutasi genetik yang terjadi secara alami. 
Pada tahun 1983, Sandra Hochenedel, seorang guru musik di Louisiana, menemukan 2 ekor kucing yang tengah hamil di bawah truk. Sandra pun mengambil salah satu kucing tersebut dan diberi nama Blackberry. Ternyata separuh dari anak-anak Blackberry memiliki bentuk kaki yang pendek. Dan Sandra pun memberikan seekor anak kucing jantan yang berkaki pendek tersebut kepada temannya, Kay LaFrance dan Kay memberinya nama Toulouse
Toulouse ini dibiarkan berkeliaran bebas di luar rumah dan tidak dikebiri oleh Kay. Nah, sejak saat itulah, populasi kucing jalanan yang berkaki pendek mulai bermunculan. Toulouse dan Blackberry pun disebut-sebut sebagai cikal-bakal dari lahirnya kucing Munchkin ini.
Banyak kontroversi yang terjadi sejak kucing berkaki pendek ini diakui oleh TICA pada tahun 1995. Kritik yang paling sering digaungkan adalah mengenai kemungkinan masalah kesehatan dan mobilitas yang terjadi pada kucing ini akibat dari bentuk kakinya yang super pendek. Namun sepertinya kritik tersebut terpatahkan karena kucing Munchkin justru banyak digunakan sebagai nenek moyang dari beberapa jenis kucing berkaki pendek ras baru.
Kucing Munchkin dikenal sebagai kucing yang manis, senang bermain, dekat dengan manusia, senang jalan-jalan, dan cerdas. Kakinya yang super pendek tidak membuatnya kesulitan dalam berlari dan memanjat.
Kucing Munchkin jantan beratnya sekitar  3 - 4 kg dan cenderung lebih besar dibandingkan dengan ukuran tubuh si betinanya. Kaki bagian belakang mungkin akan lebih panjang dibandingkan kaki bagian depan. So, mungkin kucing ini akan terlihat sedikit membungkuk. Namun, jika terlalu membungkuk, bisa didiskualifikasi dalam sebuah cat show.
Kucing Munchkin hadir dalam semua pola dan warna bulu. Kucing ini juga hadir dalam variasi bulu panjang atau disebut dengan Munchkin Longhair.
Pada awalnya banyak orang yang berpikir bahwa kucing ini akan memiliki masalah pada tulang belakang seperti yang sering terdapat pada anjing berkaki pendek. Namun, ternyata hal itu tidak terbukti pada kucing Munchkin. Bahkan pada tahun 1995, beberapa breeder kucing Munchkin melakukan rontzen dan tidak menemukan masalah pada sendi dan tulang si kucing. Permasalahan yang sangat jarang tetapi mungkin saja bisa terjadi pada kucing Munchkin adalah, lordosis (tulang belakang yang melengkung berlebihan), dan excavatum (dada yang berlubang).
Seperti yang sudah diterangkan di awal, kucing Munchkin merupakan nenek moyang bagi beberapa jenis kucing berkaki pendek ras baru. Kucing Munckin yang disilangkan dengan kucing LaPerm menghasilkan kucing Skookum. Kucing Minskin dan Kucing Bambino merupakan hasil persilangan Munchkin dengan kucing Sphynx. Munchkin disilangkan dengan kucing Selkirk Rex menghasilkan kucing Lambkin
Kucing Munchkin yang disilangkan dengan kucing Bengal menghasilkan kucing Genetta. Dan kucing Munchkin yang disilangkan dengan kucing Persia atau Himalaya atau Exotic menghasilkan jenis kucing Napoleon.

American Shorthair (ASH)

Sejarah
American Shorthair (ASH) merupakan keturunan/perkembangan dari ras European Shorthair dan British Shorthair. Sejarah & perkembangan ASH dimulai pada tahun 1620, ketika kucing rumahan pertama tiba di benua Amerika. Kucing tersebut dibawa oleh para pendahulu dari benua Eropa, naik kapal Mayflower, untuk membuat koloni baru di Amerika.

Kolonisasi pertama dimulai di Amerika bagain utara. Begitu pula dengan ASH, perkembangan pertama berasal dari daerah amerika bagian utara yang beriklim keras. ASH beradaptasi dengan baik dan secara bertahap mengikuti perkembangan  manusia hingga menyebar ke seluruh Amerika.

Pada awalnya ras ini dikenal dengan sebutan Shorthair, kemudian populer dengan sebutan Domestic Shorthair pada tahun 60-an. Pada tahun 1966 namanya dirubah menjadi American Shorthair.
Bahkan seekor ASH warna brown tabby ditawarkan dengan harga US$ 2.500 pada kontes kucing kedua yang diadakan di Madison Square Garden, pada tahun 1896.

Karakteristik
ASH adalah kucing dengan ukuran badan  sedang sampai besar dengan kaki dan cakar yang kuat. Moncong berbentuk seperti kotak, seluruh badan ditutupi bulu pendek yang tebal,  padat dan agak kaku. Berfungsi untuk melindungi tubuh dari cuaca dingin dan lembab. Bulu ini menebal pada musim dingin dan rontok pada musim semi.
Meskipun termasuk kucing berukuran sedang-besar, ASH lebih ringan dan langsing bila dibandingkan dengan British Shorthair. ASH termasuk kucing  Late Maturity, dewasa dan mencapai ukuran maksimal pada umur 3-4 tahun.
Ukuran telinga sedang dan lebar dengan bagian ujung melengkung. Jarak antar telinga dekat.  ASH termasuk salah satu kucing dengan kekuatan tubuh & kesehatan yang baik. Tidak seperti kucing persia yang banyak mempunyai banyak cacat genetik.
Warna dan pola warna ASH sangat bervariasi. Kecuali warna colorpoint (seperti pada kucing siam), untuk kepentingan registrasi semua warna diakui. Warna yang populer saat ini adalah silver tabby.
Temperamen
ASH adalah kucing dengan watak yang bagus, cerdas dengan kemampuan berburu yang baik. ASH mudah beradaptasi,  relatif tenang tetapi tidak setenang Persia. American shorthair cocok untuk anak-anak dan dapat berteman baik dengan anjing. Perawatannya relatif mudah dan cocok untuk orang-orang yang sibuk. (drh. Neno WS)


Kucing Scottish Fold



Campursari210-Kucing Scottish Fold berasal dariSkotlandia, penampilannya seperti burung hantu dengan mata yang besar, sehingga sering disebut juga Kucing Coupari. Awalnya kucing ini dinamakan Flops (singkatan dariFloppy ears), nama Scottish Foldbaru berkembang tahun 1966 sampai sekarang. Sedangkan kucing tersebut mulai berkembang biak dengan pesat sejak tahun 1970-an.

Ciri utama kucing Scottish Fold Catadalah bentuk telinganya yang berbeda dengan jenis kucing lainnya. Kucing ini memiliki telinga yang terlipat. Kucing ini adalah hasil mutasi, yang membuat telinganya terlipat dan turun kedepan, membuat wajah kucing ini mirip seperti burung hantu.

Kucing ini termasuk kucing yang tidak rewel, ramah dan tenang. Yang pasti penampilan kucing ini nampak lucu, dengan tubuh yang kekar, kaki cukup pendek, bulunya tebal seperti mantel, dan mata lebar. Telinganya membungkuk ke depan dan ke bawah ke arah depan kepala mereka. Warna bulunya bermacam-macam.

Nenek moyang dari kucing ini adalah seekor kucing bernama Susie, yang lahir di Coupar Angus, Perthshire, Skotlandia, pada tahun 1961. Susie memiliki telinga terlipat, yang diturunkan pada sebagian anak kucing yang dilahirkannya. William Ross, penggemar kucing yang tinggal di wilayah peternakan tersebut kemudian mengembang-biakkan kucing jenis ini, dengan bantuan Pat Turner seorang ahli genetika.

Dari pengembangbiakkan ini rata-rata didapat 55% kucing terlahir dengan telinga terlipat dan sisanya lahir dengan telinga normal. Kucing jenis ini saat terlahir, mempunyai telinga yang normal (lurus), barulah setelah tiga minggu tampak telinganya mulai terlipat. Sehingga pada awal kelahirannya belum dapat langsung diketahui apakah telinganya akan terlipat atau normal. Para penggemar kucing menyukai Scottish Fold, karena sifatnya yang jinak, lekat dengan majikannya, dan suka tidur dalam posisi telentang. Bila tidur telentang, terkadang kucing ini mendengkur seperti manusia.

Untuk kucing Scottish Fold yang berbulu panjang menjadi ras tersendiri dinamakanHighland Fold atau Scottish Fold Longhair atau Longhair Fold.

Kucing Pantherette

Foto Kucing Pantherette
Kucing Pantherette merupakan kucing ras baru yang saat ini masih dalam proses pembentukan. Kucing ini dibentuk dari menyilangkan beberapa jenis kucing dengan tujuan untuk menghasilkan sebuah ras kucing yang memiliki penampilan menyerupai black panther. Meski tanpa mengggunakan sedikitpun gen panther.
Bisa dibilang tujuan dan hasil dari pembiakan kucing pantherette ini sama persis dengan tujuan dan hasil dari pembiakan kucing bombay yaitu sama-sama menghasilkan kucing yang memiliki penampilan menyerupai miniatur black panther.
Jika kucing bombay dibiakkan dengan menyilangkan kucing American Shorthair dengan kucing Burmese, maka kucing pantherette generasi pertama justru dihasilkan dari menyilangkan kucing Amur F1 Bengal dengan kucing Desert Lynx ekor panjang yang berbulu hitam solid. Hasilnya adalah seekor kucing yang berbadan besar, tulang yang besar, sangat berotot, berbulu hitam solid, dan sangat menyerupai miniatur dari black panther. 
Generasi kedua pun dihasilkan dengan menyilangkan hasil dari generasi pertama dengan kucing Melanistic Bengal. Dilanjutkan dengan generasi ketiga yang menyilangkan dengan kucing Melanistic Bengal yang lain untuk menghasilkan F4 jantan dan betina. Kemudian F4 jantan dan betina bisa dikawinkan. Bisa dibilang kucing pantherette ini merupakan 1/8 Desert Lynx dan 7/8 Black Amur Bengal. Karena kucing ini masih merupakan keturunan dari Desert Lynx, maka dimungkinkan, dikemudian hari akan lahir kucing pantherette yang berbulu panjang.